Top Informasi

Sejarah Perkembangan Kopi Hijau Yang Harus Kamu Ketahui

Siapa sih yang tidak mengenal kopi? Berbagai variasi dan campuran rasa yang menggoda memang tidak lepas dari kehidupan kita sehari-hari. Kopi biasa disajikan untuk diri sendiri ataupun saat ada tamu berkunjung. Kopi memang pas dijadikan teman untuk mengobrol ataupun bersantai. Tetapi berbicara masalah kopi sudah dengan mengenai kopi hijau? Biji kopi hijau  merupakan biji kopi yang belum dipanggang. Proses pemanggangan biji kopi secara signifikan mengurangi kandungan antioksidan. Kandungan antioksidan pada kopi hijau jelas lebih tinggi dibandingkan kopi biasa yang telah melalui proses pemanggangan.

Asam Klorogenat dalam kopi hijau dianggap memiliki manfaat kesehatan bagi penyakit diabetes, jantung, penurun berat badan dan sebagainya. Para peneliti menemukan bahwa ia dapat mengurangi pelepasan dan pembentukan kelebihan glukosa dalam tubuh. Ekstrak biji kopi hijau memiliki antioksidan yang tinggi, maka dari itu biji kopi hijau ini menjadi populer untuk menurunkan berat badan.

Kopi Hijau

Sejarah dari kopi hijau sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak sekitar tahun 1100 M silam tepatnya di daerah atau kawasan laut merah. Hal ini karena pada masa tersebut memang belum ditemukan cara roasting seperti pada zaman sekarang, dimana cara roasting ini adalah salah satu cara untuk mendapatkan aroma dari biji kopi akan jauh lebih nikmat. Sehingga pada masa itu biji kopi yang masih hijau ini hanya melalui proses pengeringan seadanya dengan memanfaatkan panas sinar matahari, kemudian biji kopi ini siap diseduh dengan air mendidih.

Berbicara mengenai kopi hijau sebenarnya sama dengan membicarakan awal mula kopi, saat manusia baru pertama kali menemukannya. Dahulu saat kopi baru ditemukan pada tahun 1000 SM oleh suku Galla di Afrika Timur dan mulai dikenal secara umum di abad 5 M oleh sebagian masyarakat Ethiophia. Mereka belum mengenal proses pemanggangan kopi, sehingga masih mengonsumsi kopi dengan cara merebusnya.

Sejarah penemuan kopi sendiri sebenarnya terjadi secara tidak sengaja ketika seorang penggembala kambing yang mengamati kawanan kambing yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis beri-berian.

Sang gembala pun melihat kambingnya selalu melompat-lompat setiap kali ia memakan biji-bijian dari suatu tanaman yang sekarang dinamakan kopi.

Penggembala tersebut kemudian mengikuti jejak kambingnya dengan mengonsumsi biji kopi yaitu dengan cara merebusnya dalam air mendidih dan ia mendapati tubuhnya menjadi segar. Penemuannya ini kemudian segera diceritakan kepada wara perkotaan dan banyaklah orang yang mengikuti kata penggembala tersebut, namun para pendeta mengatakan kekuatan kopi tersebut berasal dari setan.

Sejarah Kopi Dalam Perkembangan Islam

Dari Ethiophia, kopi kemudian dibawa ke Arab. Pada bada ke-11 bangsa Arab yang memiliki peradaban yang lebih maju daripada bangsa Afrika saat itu, tidak hanya dalam memasak biji kopi, tetapi juga direbus untuk diambil sarinya. Pada saat itu kopi menjadi minuman utama di Negara Muslim. Kepopuleran kopi bisa jadi disebabkan oleh dua hal yaitu karena memberikan efek bugar kepada tubuh dan sebagai pengganti minuman khamar atau alkohol yang memang dilarang untuk umat muslim.

Berbicara mengenai sejarah kopi memang tidak jauh berbeda dengan penemuan kopi hijau sendiri. Terbukti saat ini banyak masyarakat yang gemar meminum kopi agar badan terasa segar kembali. Apalagi untuk mereka yang sibuk dengan pekerjaan dan harus begadang seharian untuk menyelesaikan pekerjaan, kopi merupakan sajian yang wajib ada di meja mereka. Namun ternyata kopi hijau lebih menyehatkan dibandingkan dengan kopi biasa.

«
»
Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *